Saturday, May 28, 2011

Fanfict - Saranghaeyo!!


31 Juli 2011 Minggu pagi yang cerah, secerah hatiku. Aku menekan tuts-tuts piano classic-ku penuh perasaan, sembari merasakan siraman hangatnya sinar mentari dari kaca jendelaku yang tinggi besar. Dentingan-dentingannya menentramkan hatiku. Namun satu getaran dari iPhone-ku membuyarkan kenikmatanku. Ryeowook oppa! “Pagi saeng manis. =) . Oppa tebak, saeng pasti lupa rencana kita hari ini. Hahahaha.. gapapa.. >.< cepet mandi, jam sembilan harus siap!” Aku membaca pesan tersebut dengan seksama. Oppa, aku benar-benar lupa!
Segera saja aku menyambar handukku dan meninggalkan permainan pianoku, juga kamarku yang belum sepenuhnya tertata rapi. Berlari menuju kamar mandi yang jaraknya hanya 2 meter dari tempatku berdiri. Ayo Fira! Oppa akan datang satu jam lagi! Jangan sampai ia harus menunggumu! “Fira.. kamarnya sama ahjumna aja ya..” ujar Ahjumna dari luar. Aku membukakan pintu dan mengangguk. Ahjumna pandai dalam urusan merapikan kamar.
Dongsaeng!” Teriak seseorang dari bawah. Suara Nurul unnie. “Ya Unnie!!” aku balas-berteriak sekencang-kencangnya, semoga dapat terdengar. Tak ada sahutan. Aku bergegas menata kembali penampilanku dan segera turun menuju lantai bawah. “Sip.. ternyata kamu udah siap. Kirain belum.” Ujar Nurul unnie. Aku tak menjawab. ‘Ya ampun.. kirain mau apa..’ “Kapan sih Fira engga siap pergi bareng Wookie Oppa? Hahahaha.. liat tuh lagian, penampilan kamu serasa sok dewasa. Ya, walaupun engga banyak pake make up kaya Wookie oppa. Tapi kata aku, jangan terlalu item-putih deh. Lebih baik pake tas silver sama kalung silver.” Sambung Tika unnie, kakak ketiga-ku. Aku mencibir dan kembali ke kamarku. ‘Tika unnie benar-benar komentator sejati’
Aku mematut penampilanku sekali lagi. Baju tanpa lengan berwarna putih, disambung dengan cardigan hitam bercorak, dipadu celana jeans hitam dan sepatu kets  ‘everlast’ putih. Kalung silver dengan liontin hati melingkar indah di leherku. Aku mengikat rambutku yang sepunggung agar lebih ringkas.  Tas selempang berwarna silver kusandingkan dengan pundak kanan. Penampilanku yang sporty chic  ini tidak terlalu mencolok. Ya, setidaknya tidak menarik perhatian media publikasi.
Unnie, saeng pergi dulu ya.” Ujarku pada unnie pertamaku, Echa Unnie. “Sip.. hati-hati ya.. nanti kalau ada Siwon oppa bilangin, ada salam dari unnie.” Balas Echa unnie. “Oiya, bener. Kalau ada Eeteuk oppa juga.” Bisik Tika unnie yang melewatiku. “Kalau Sungmin oppa gimana nih? Masa engga dikasih salam?” tanyaku, keras. Yeah, bermaksud menyindir Nurul unnie. Nurul unnie yang sedang menikmati MV Mr. Taxi dari SNSD itu tersenyum. Ia mengangkat jempol, lalu berseru “Salam cinta buat dia!”

COPYRIGHT © 2017 · SAFIRA NYS | THEME BY RUMAH ES