Wednesday, August 13, 2014

Selamat tanggal 13!

Hari ini, nggak kerasa udah 6 bulan hubunganku dan pacarku berjalan. Aku nggak pernah berjalan sejauh ini dengan sedekat ini dengan seseorang. Meskipun jarak berjauhan, tapi apa daya hati saling berdekatan. Jarak bukan masalah jika seseorang terasa sangat berarti. Antar kecamatan, antar kota, antar provinsi, ya. Antar-antar deh.

Yang bahkan aku sama sekali nggak menyangka. Dulu itu, da aku mah apa atuh. Cuma bisa menjangkau sebagai teman curhat. Dan bahkan aku sendiri pun nggak sadar kapan rasa itu tumbuh. Yang aku ingat itu ketika kenapa aku antusias sekali kala dia berada di dekatku, seperti yang aku tulis di sini ataupun di buku pribadiku. Bahkan, aku hanya menuliskan tentangnya tanpa menyadari ada yang lain, selain kami dekat sebaga teman curhat.

Namanya juga anak SMA, masih suka ciye-ciye-an. Tahun lalu sih, masih seperti yang:
'Ciyee fira suka sama Kak J ciyeee'
And I was like,
'Apaan sih enggak, lagian dia cuma curhat doang, tentang mantannya yang udah lama kok.'
Juga,
'Ciyeee kirim kiriman surat ciyeee'
And I was like,
'YA AMPUN DIA BALES SURATKUUU'
*show it to the entire class*

Aku hanya bertindak tanpa menyadari.

Dan saat ini, aku juga tidak menyadari waktu yang hanya diam di tempat, memaku kami dalam keabadian. Elah apaan nih kok puitis amat. Tapi ya, gimana lah. Udah 6 bulan aja tapi masih kok. Kalau mau ketemu itu rasanya kayak baru mau ketemu buat yang ketiga kalinya di salah satu taman di bandung, waktu itu. Luar biasa ingin senyum-senyum dan deg-degan. Dimana waktu itu cuma bisa menyembunyikan dengan nggak banyak menatap, dan sekarang cuma bisa jujur dan bilang.

Selain tentang aku, tanggal 13 ini juga tentang kakakku.

Yang pagi ini bilang,
'Eh, ini bukan mimpi ya?'
'Kok kerasa cepet tapi kalo ditungguin lama'
Dan, beberapa jam kemudian berhasil membuat orang satu masjid menangis.

Kakakku menikah.

Kakakku itu, yang paling abang basket banget, yang tenaganya paling gede, yang jailnya juga nggak asa-asa. Yang baru sekarang ngaku pernah bikin hidungku berdarah 15 tahun lalu. Yang kemarin pijitin aku pas lagi sakit sampai nangis, yang kalau tiap pagi suka nyeduh kopi hitam yang kalau diseduh sama calon istrinya dulu, pasti komentarnya selalu sama:
'Eh, si teteh mah kemanisan bikinnya.'
Dan akhirnya dibikin ulang sendirian.

Yang aku nggak pernah liat dia nervous. Yang aku belum pernah liat dia dan yang lainnya menangis.

Pernikahan itu, nggak tau kenapa. Rasanya kalau kerabat yang menikah itu terharu sekali, bahkan bisa merasakan keajaiban dari berbagai prosesinya. Yang bahkan bisa dibilang kelewat menyentuh hati, yang bahkan ibunya saja menangis sesenggukan. Kakakku yang psikolog saja menangis, dan sampai memeluk dia erat. Yang bikin aku menangis hari ini.

Kadang aku membayangkan kalau harus membagi kakakku dengan oranglain, rasanya nggak rela. Tapi ya, kakakku itu tidak selamanya cuma bisa jadi kakakku. Dia juga punya hidup sendiri.

Pada akhirnya, kita memang punya dunia masing-masing yang bahkan tidak bisa kita gapai satu sama lain.

*kemudian nyetel Himawari no Yakusoku OST-nya doraemon*

Selamat tanggal 13 yang berbahagia.
Dan, post ke-98!
Yeay!

No comments:

Post a Comment

Aku jarang balas komentar di sini, kalau mau jawaban yang fast response boleh DM ke Instagramku (atau twitter) di @safiranys ya!

COPYRIGHT © 2017 · SAFIRA NYS | THEME BY RUMAH ES