Sunday, March 5, 2017

Waroeng Spesial Sambal - Sayang (Jatinangor)


Seberapa sering baper sama mang angkot, driver taksi/ojek?
Mungkin kalau kamu belum biasa, mendengar mereka bilang "Neng, yang Sayang ya?" itu bikin kamu baper setengah mati. Apalagi kalau mang/drivernya ganteng. Wangi. Senyum. Bye. Ga bisa dong kalau ga senyum balik. Tapi kalau jalan Sayang itu udah jadi tempat berkelana kamu setiap hari, kamu mungkin udah kebal macam +Hilwa Khoirunnisa. Ya namanya orang lokal, lah.

Waktu ke Jogja tahun 2013 kemarin, temen-temenku ngajak makan di Waroeng Spesial Sambal yang deket UGM. Tapi alamak, salah jadwal. Hari itu juga, lagi ada ujian masuk UGM. Jogja, duh, macet dan penuh di mana-mana. Apalagi warung SS yang parkirnya meleber ke jalan.

Tapi akhirnya sekarang nyobain makan di Waroeng SS bareng Hilwa, preman setempat (lol). Nggak di Jogja, di Jatinangor pun jadi.

Interior

Terkenal dengan harganya yang murah, aku nggak menaruh ekspetasi apa-apa sama tempatnya. And, here it is. Tempatnya cukup luas dan terbuka. Meskipun banyak kipas angin, rasanya tetep gerah aja. Entah karena: 1) Banyak orang; 2) Pedes dari dapurnya memenuhi ruangan; 3) Aku datang di siang bolong.


Sekilas, mungkin terlihat kuno dan nggak instagramable. Tapi inilah letak keunikannya. 2017, banyak orang yang tertarik kembali ke jaman analog. Sonia Eryka aja ngisi instagramnya pakai foto hasil kamera sekali jepret―kamera dengan amunisi film.

Buat aku yang suka bawa banyak barang (dan naik angkutan umum[dan gak bisa diem]), meja yang luas itu SANGAT MENYENANGKAN. Bisa naro apa aja. Bisa ngapain aja. Ini kalo diliat emang mirip bangku sekolah, sih. Jadi pengen balik lagi ke SMA. Hahaha.

 Fasilitas

Ada toilet dan tempat cuci tangan yang proper, dan teteh/akang yang lalu-lalang siap membantu kamu kapan saja dalam keadaan apa saja. Serius, itu aja cukup kok. Hiasan di dinding, buat sebagian restoran ya cuman hiasan. Tapi Waroeng SS memanfaatkan hiasan dinding dengan menaruh menu selengkap mungkin di sana. Bisa menghemat waktu buat pilih-pilih menu, gak usah rebutan list yang dikasih sama teteh/akang di pintu masuk.

Makanan

Sebelum kamu menemukan tempat duduk, pramusaji sudah siap sedia di pintu masuk. Memberikan sebuah list yang daftarbelanjaankamuajakalahbanyak bisa kamu gunakan untuk memesan makanan. Harganya murah-murah banget. Karena namanya 'Spesial Sambal', tentu saja yang spesial adalah sambalnya yang berbagai macam. Dijual. Daftarnya paling atas.

Ya berasa kamu ke sini mau makan sambel. Nasi dan temen-temennya cuma pelengkap aja. Wkwk.


Gimana gak senang, lagi lapar banget eh menunya banyak. Murah. Enak?

 [Casing hapenya bagus! Beli di mana? Di sini.

ENAK!

Sabar. Ini baru setengah dari semua yang kita pesan. Iya, setengah. Karena kita pesen sepuluh menu: Jus Pepaya Nipis, Air Mineral 600ml, Buah (mix), Buah Pepaya, Sambal Bawang Tomat, Sambal Mangga Muda, Sapi Goreng, Nila Goreng, Sayur Asem, Ca Jamur, Nasi (x 2)

Yang dateng paling awal:

Es Teh Manis - Rp3000
Loh kok? Kita kan gak pesen. Eh, ternyata pesenan nyasar. Yang akhirnya abis karena aku kepedesan. Dan akhirnya dibayar. Huahahahaha.

Nasi - Rp3000
Buat nasi dengan harga yang SANGAT MURAH, ini enak banget. Cenderung wangi, pulen, dan nggak be-ar. Tapi porsinya. Sedikit... Karena di tengah-tengah makan, aku pesen nasi satu lagi. Aku doang, Hilwa nggak. :<

Sambal Bawang Tomat - Rp2000
Rasanya gurih banget, dari bawangnya. MSG? Entahlah, nggak ada klaim apa-apa. Yang aku rasakan di sini cuma gurihnya bawang. Tomatnya kurang kerasa (buatku yang suka), tapi cukup ngasih samar-samar seger.

Nila Goreng - Rp7500
KRIUK. Banget. Garing, sampai tulangnya aja bisa dikunyah. Asinnya pas, cocok deh sama Sambal Bawang Tomat.

Sapi Goreng - Rp12000
Sebelum digoreng, potongan daging sapi diolesi bumbu rempah-rempah dan kecap. Rasanya asin menuju manis. Potongannya lebar, tebalnya sekitar 0,6-0,8cm. Gak bawa penggaris maap. Yang kusuka adalah teksturnya yang udah empuk dan mudah dikunyah. GIMANA SIH TEKNIKNYA BIKIN DAGING EMPUK BANGET GITU? Mau (bikin) juga. :<


Jus Paya Nipis - Rp5000
WHO THINKS THAT PAPAYA COULD MAKE A GOOD SMOOTHIE? Smoothie selama ini pisang terus, tapi pepaya worth to try. Teksturnya kental banget. Dan rasanya yang agak bikin enek dinetralisir sama asem jeruk nipisnya. My new favorite!

Buah Pepaya - Rp2500
Definitely lebih banyak dibanding beli di mang rujak yang potongan, dengan harga yang sama. Kata +Hilwa Khoirunnisa, biar pencernaannya lancar ya kasihlah buah-buahan. Daripada sakit karena makan pedes kebanyakan. Ya karena sebenernya kita bukan a big fan of pedes sih. HAHAHA. 

Buah Mix - Rp4000
Ada nanas, semangka, dan melon. Don't know if that's a good combination of fruit tapi namanya orang Indonesia, yaudah semua dimasukin. Diantara ketiga buah ini, nanas yang paling segar. Dan melon paling hambar. Can't argue sih, karena buah kan gimana yang jual. 


Ca Jamur - Rp4500
Percaya gak percaya, Ca Jamur ini lebih pedes dibanding Sambal Bawang Tomat. :| Cengek yang dipakai warna oranye, dan kelihatannya udah tua. Pantes. Bawang putih di Ca Jamur ini seperti melakukan mimikri karena sumpah, nggak keliatan bedanya sama jamur. Sama-sama soft, dan BAWANGNYA BESAR. Ain't mad karena kujuga suka bawang :3

Sayur Asem - Rp3500
Isinya: terong, waluh, buncis, jagung, daun-daunan, BAWANG. BAWANGNYA BESAR. Lagi. Kalau kita, anak rumahan, pakai bawang itu sebagai bumbu pelengkap. Porsinya lebih sedikit dari makanan utama, pun potongannya lebih kecil. Kalo di SS ini Bawang diperlakukan setara dengan bahan makanan utama. Mungkin itulah yang bikin makanan di sini gurih-gurih.

Pertanyaan: MEREKA DAPET BAWANG DARIMANA SIH? ๐Ÿ˜‚


Sambal Mangga Muda - Rp2500
Saving the best for the last. Mangga muda. Dipotong. Dikasih gula, garam, sedikit terasi, dan cabe. Pedas, asam, gurih. W O W.

Pedesnya setiap sambel, ternyata, nggak konsisten. Untung-untungan, gimana cabe yang ada di pasar aja. 

Eh iya, cabe lagi mahal tapi mereka masih murah banget. Total makan kita, cuma Rp58000. Dengan pajak 10%, jadi Rp63800. Untuk 14 items. Iya, kan aku nambah nasi. Aku pun yang minumnya dua, karena jus pepaya adalah substitusi pepaya potongannya Hilwa. (Cari alesan, padahal mah kepedesan aja LOL)

Mau ke sini lagi?
MAU BANGET. Siang rame banget sih, gak kondusif kalo ngobrol. Gak tau kalo malem, mungkin mahasiswa gemes sayang uang suka rapat di sini. Aku juga mau sih rapat di sini tapi dari Cibiru kejauhan. Buka cabang Cibiru, plis!

   Warong Spesial Sambal
   Jl. Kolonel Ahmadsyam No.84 C
   Mang angkot pasti tau.
   Di Google Maps juga ada.


Ya, jadi, ya. Ehm. Makan segini banyak. Berdua.

9 comments:

  1. ternyata warung SS juga ada di sana bukan ada di cirebon saja.

    ReplyDelete
  2. murah banget mbak, 63 ribu bisa dapet 14 item.
    nama usil sambelnya lucu-lucu XD ada smackdown segala

    ReplyDelete
  3. Ya Allah jus pepaya apa rasanya Deeeek? *kepikiran :')))))
    BTW sambel bawang aku ngiler paraaaah liatnya *.*

    ReplyDelete
  4. YA AMPUUUUN FIR HARGANYA MURAAAAH MURAAAAH!!!
    Terus aneka sambalnya patut banget nih dicoba semuaa!
    Mau ke sana nih jadinyaaa :(

    ReplyDelete
  5. Kok harganya bikin iri :(
    di jakarta dimanaaa :(((

    ReplyDelete
  6. SS emang murah bgt setara warteg fir haha. Dpn gang rumah ku ada ada SS klo mama ku ga masak pasti aku beli lauk disini, sambel jamur + kangkung + tahu/tempe ga sampe 20rb, nasinya klo di rumah bisa nambah seabrek2 wkwk ๐Ÿ˜‚ nikmat bgt๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    ReplyDelete
  7. keren, harga makanannya murah-murah rapi kita bisa kenyang banget.. hhe

    ReplyDelete
  8. Baca tulisan ini jadi pengen ajak makan bareng orang yang tersayang deh.... Bisa colek-colekan sambel ke mata gitu. Romantis....

    ReplyDelete

Aku jarang balas komentar di sini, kalau mau jawaban yang fast response boleh DM ke Instagramku (atau twitter) di @safiranys ya!

COPYRIGHT © 2017 · SAFIRA NYS | THEME BY RUMAH ES