Minggu, 18 Juli 2021

Tribute to Alm. Ustadz Iqbal Mustofa, M.Si.

 Assalamualaikum, teman-teman. 

Salah satu temanku pernah bilang, wujud cinta yang paling tinggi yang bisa diberikan manusia adalah ketika mereka meninggalkan dunia ini. Karena, bentuk paling tinggi dari cinta itu adalah ikhlas. 

Di alam kubur, manusia tidak bisa melakukan apapun selain ikhlas.
Ikhlas, memberikan jasadnya kepada bumi.
Ikhlas, meninggalkan apapun yang ada di dunia.
Ikhlas, menerima apa yang akan terjadi selanjutnya. 

Mungkin, kita mengenal Alm. Ustadz Iqbal hanya dalam waktu yang singkat.

Tapi tidak dipungkiri, kita semua pernah merasakan cinta dan kasih sayangnya yang berkesan
semasa beliau hidup. 

Rasanya sayang sekali, jika cinta yang pernah kita dapatkan dari beliau hanya hidup sekejap dalam memori kita. 

Memori yang fana, yang bahkan mungkin akan lenyap dalam hitungan waktu tanpa kita sadari. 

Karena itu, lewat postingan ini saya ingin mengajak teman-teman untuk mengabadikan kenangan-kenangan tentang almarhum sebagai bentuk cinta yang lain: dengan mengingat jasa-jasanya, agar senantiasa memenjatkan doa untuknya setiap kali kita rindu. 

Terimakasih untuk semua teman-teman yang berpartisipasi pada project tribute ini!

Hal yang paling diingat tentang almarhum



"Ada dua momen pertemuan yang paling saya ingat dengan beliau.Yang pertama adalah saat mengajukan audiensi sebagai perwakilan Santri Husada untuk acara Seminar Kenakalan Remaja kepada Ustadz Iqbal yang menjabat sebagai Kepala Sekolah SMA pada saat itu. Pada saat itu saya diberi amanat dari Ketua Panitia Acara untuk mengajukan audiensi berupa pengadaan hari libur bagi siswa SMA yang tergabung ke dalam panitia serta partisipan yang akan menghadiri acara tersebut. Pada saat itu beliau mengizinkan pengajuan dari kami. Ustadz Iqbal bertanya terkait mekanisme pengadaan acaranya akan seperti apa dengan sangat santun dan penuh perhatian. Raut wajahnya yang ramah serta obrolan yang hangat mengalir di pertemuan itu. Terima kasih Ustadz, telah mengizinkan pengajuan kami pada saat itu. 

Yang kedua adalah saat beliau mengajar mata pelajaran hadits. Pada saat itu saya mendapatkan penjelasan terkait definisi dari nama saya, yaitu "Ihsan". Beliau menjelaskan materi dengan sangat rapi dan mudah dimengerti. "Ihsan itu artinya beribadah kepada Allah seakan-akan kamu dapat melihat-Nya, namun apabila kamu tidak sanggup membayangkannya, maka ketahuilah bahwa Ia sesungguhnya melihatmu." Dengan penjelasan tersebut akhirnya saya mengerti makna dari nama saya, yang atas penjelasan beliau terkait hadits tersebut, saya bersyukur memiliki nama ini. Terima kasih Ustadz, sebagai seorang guru engkau sudah sangat berhasil." - Fawaz Muhammad Ihsan

"It's too deep to talk about Almarhum, he has a beautiful life, smell like flowers. Tentunya karena Kebaikan, keramahan, dan senyuman almarhum yang masih terbayang. Semua terekam karena beliau orang yang tulus dan bisa menyesuaikan dengan apa yang muridnya harapkan. Terutama kata-kata bijak beliau yang selalu membuat muridnya bangkit, (ini hal yang akan selalu teringat ketika menggebu-gebunya beliau dalam memberikan nasihat) saya pun merasa berada sampai titik ini karena dorongan motivasi yang pernah beliau berikan." - Anggia


"Saat kelulusan dan dibagikan nya ijazah, saya sangat mencium tangan beliau sambil menangis dan beliau mengucapkan kata yang sangat membuat saya menjadi luluh dan termotivasi, kalau boleh jujur ustadz yg paling saya cintai di Sma Amanah adalah beliau Alm. ustadz Iqbal Mustofa." - Jalu

"Beliau sangat baik, bijaksana, ga pernah marah sama sekali, pokonya baik bangettttt sholeh semuanya ada dalam diri beliau๐Ÿ˜ญ๐Ÿ–ค" - Salsabila

"Kebaikan dan kasih sayang yang beliau berikan๐Ÿฅบ๐Ÿ’–" - Cantik

"Keluarganya harmonis banget, ngomongnya juga lembut banget, gapernah marah tapi tetap tegas." - Mimil

"Kebaikannya, perhatiannya terhadap anak didiknya tanpa terkecuali, mencontohkan sebagai figur seorang bapak yang bisa membimbing anak anaknya ke jalan yang benar,tidak suka mengeluh dalam kondisi apapun ,mungkin tidak bisa dijelaskan terperinci dan secara satu persatu, cuma semasa saya SMA di kepalai oleh beliau saya sangat merasakan apa itu arti "Guru itu orang tua kamu ketika di sekolah" - MRNR

"Guru yang mengajar dengan kasih, saya ingat saat beberapa ustadz senang sekali menggunakan kekerasan dlm menididik santri, ustadz iqbal justru melakukan hal kebalikan yang justru membuat kita malu dan mau nurut, tidak terlalu banyak bicara tapi memberi contoh yang luar biasa, beliau tidak pernah marah, beliau mengajar sambil melempar beberapa jokes kadang membuat kita banyak tertawa d kelas, sangat bersabar ketika kita tidak bisa paham, tapi mengajar dengan cara yang cerdas, ustadz yang sangat open minded bagiku dengan tidak menggunakan cara² lama dalam mendidik dan mengajar, ustadz paling damai yg pernah mengajarkan saya di Amanah." - Anonim


"Memang betul yang di katakan banyak orang, bahwa beliau adalah orang yg sangat baik, ramah, tak pernah ada pilih kasih kepada murid2, semuanya sama, beliau mengingat betul nama2 muridnya. Beliau jga seorang guru yg betul2 mengajar tanpa pamrih, kalau belajar sama beliau kita sebagai murid berlomba2 untuk menjadi murid yg terbaik" - Ira Humaira

"Beliau adalah orang yang santun, pengertian dan murah senyum. Ketika tersenyum terpancar aura kebaikan dan kasih sayang seorang guru kepada muridnya. Beliau adalah seseorang yang penyayang terlebih kepada istri dan anak-anaknya. Family man dan seseorang yang lemah lembut. Selalu mendengarkan dan mengapresiasi pendapat murid-muridnya dan memperjuangkan hak-hak santri-santrinya, beliau adalah ustadz yang tegas tapi santai yang membuat kita semua segan, dan malu jika melakukan kesalahan. MasyaAllah terlalu banyak kebaikan beliau." - Sinta

"Beliau tuh orang yang jarang banget marah, selalu ngasih hal- hal yang positiff apalagi ketika muridnya aktif sekali di organisasi... Beliau juga selalu memberikan motivasi disetiap mengajarnyaa Rinduu aku smaa ustadd :) sudah hampir berapa tahun lamanya saya pribadi belum sempat bertemu lagi dengan beliau.." - Rifa Rihadatul Aisy


"Saya bersama beliau pernah memperjuangkan beberapa santri yang akan terkena DO (Drop Out) dari pesantren. Singkat cerita kami sudah memperjuangkan apa yg kami bisa namun hasilnya tidak sesuai harapan. Setelah mendengar kabar itu, beliau berkata "ustad sudah berjuang semampu ustad, ustad mengerti apa yg kamu rasakan, jangan jadikan ini satu kebencian untuk orng lain, tetep jalani aktifitas seperti biasanya ya (sambil meneteskan air mata)". Dari situ saya mengerti bagaimana beliau mencintai murid-muridnya tanpa memandang apapun. Saya pribadi banyak belajar dari beliau, sabarnya beliau menjadi suatu kebanggaan bagi saya selaku muridnya." - WN

"Ust. Iqbal bergabung dan mengabdikan dirinya di pesantren amanah ketika saya thn 2004 awal mula masuk SMA. Sosok guru yang ramah, santun, dan murah senyum. Saat itu beliau mengajar bahasa inggris dg penyampaian materi yg lugas, mudah dipahami, menarik, dan yg jelas meningkatkan semangat belajar." - Agus Budi Setiawan

"Segala perkataannya adalah nasihat, segala idenya adalah penyemangat untuk selalu berkreasi, senyumnya setiap hari adalah seolah melihat orang tua sendiri, apapun yang ada pada dirinya adalah suatu hal yang sangat baik dan beraura positif untuk semua orang disekitarnya. Setiap detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, dan tahun yang dilewati bersama takkan pernah biss dilupakan hingga di akhirat kelak. I really love you, Bapak Iqbal ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ’" - mod


"Banyak kebaikan diingat tentang Ustadz Iqbal. Beliau yg menghantarkan saya ada di posisi sekarang ini, beliau yg meminta dan memberi kepercayaan untuk ikut berkontribusi dan menjadi bagian dari keluarga besar Pesantren Amanah, padahal saat itu saya baru lulus SMA sekitar bulan Juni-Juli, bulan Oktober saya kembali ke amanah dengan status yang berbeda, sebagai pengajar sampai hari ini. 
Malu sebenarnya karena merasa ilmu yg dimiliki masih sangat minim Sebagai pemimpin,beliau bukan seorang yg sempurna tapi selalu berusaha memberikan keteladanan, hal yg sepertinya ini sepele, tapi ini adalah contoh, beliau selalu hadir lebih awal ke ruang guru bukan ke ruang kepala sekolah, kl lagi gak ada dinas luar, itu yg membuat saya merasa malu terlambat datang ke sekolah. 
Kl pagi beliau selalu sholat dhuha dan membaca Al Quran sambil menunggu satu per satu guru datang, setiap ada yang datang beliau selalu menyapa dengan hangat. "sehat bu isni?" Kalimat itu yg saya rindukan saat Ustadz sudah tidak menjadi kepsek di SMA Amanah lagi. Beliau menghargai saya sbg seorang guru baik dihadapan orang banyak ataupun saat saya sendiri,padahal saya murid beliau. Tidak ada jarak antara para guru dengan beliau,beliau berbaur dengan semuanya, bebas tapi tetap tau batas. 
Cerita menyayat hati, bagi saya Setelah beliau menyelesaikan tugas sbg kepsek, beliau sempat berhenti kerja,krn mau istirahat katanya. Satu waktu beliau chat wa pribadi dan menawarkan beberapa macam keripik dibungkus dalam ukuran sedang,tidak terlalu besar. Beliau mengantarkan keripik pesanannya sendiri langsung ke depan pintu rumah saya,padahal saya minta sama beliau keripiknya diambil saat Umi kerja ke Poskes, supaya beliau gak perlu antar jauh dari Cikunir ke rumah saya, saat itu masih masa awal pandemi. 
Saya yakin beliau gak ada masalah dengan pekerjaannya saat itu karena setiap pekerjaan itu mulia asalkan hallal,tapi saya yg sedih lihat kondisi beliau,demi melayani pembeli,beliau rela jauh-jauh datang dari Cikunir ke Sambongjaya. Beliau orang yg sangat baik Terima kasih banyak Ustadz atas semua hal yg pernah Ustadz berikan,berupa ilmu, keteladanan, kasih sayang,dan kebaikan-kebaikan lainnya. Kami para santri sangat merasa kehilangan." - Isni


"Ustadz yg selalu punya cara baik dalam menegur, menasihati. Selalu suka dengan cara mengajar beliau, asyik dan mudah dipahami." - A

"Rasanya sosok yang sangat hangat, perhatian, pengertian itu ada dalam diri beliau, salah satu guru yg kami rindu bertemu dengannya. Yang paling diingat ustad iqbal itu adalah selalu tersenyum, lagi ngajar senyum lagi ngobrol senyum, disaat lagi marah pun rasanya ga pernah dibentak, ustd iqbal selalu ngasih pengertian tntg hal yg dilakukan itu salah tapi dengan cara yg halus." - Anonim

"Sudah lama saya belum kembali silahturahmi dengan beliau sejak lulus, tapi yang selalu saya ingat tentang beliau adalah Kebaikannya, ramah-tamahnya, kesopanannya, sangat menghormati perempuan, keluarganya yang harmonis, selalu bercanda dengan uminya. Serta cara mendidiknya yang akan membuat peserta didiknya terhanyut dan pasti akan mengatakan "Ust Iqbal baik ya, cara ngajarnya juga enak.." - Anonim

"Kelas 1 SMA pernah ngasih buku ke almarhum, dan buku itu dibaca sampai tamat oleh beliau. Ketika almarhum berbicara di depan orang-orang, selalu disebutkan buku yg saya berikan. Intisari buku tersebut dijelaskan secara detail. Saya selaku pemberi juga selalu disebut-sebut ketika almarhum berbicara di depan publik. Bagi saya yg bukan apa2 dan siapa2 di sekolah, ini merupakan suatu kebanggaan. Almarhum juga tidak pernah sungkan menyebutkan anak muridnya siapa pun kalo punya kebaikan atau prestasi. Walau perilaku tsb kecil dan bisa dilakukan oleh siapa pun, tapi perilaku tsb secara gak langsung membangun mental kebanggaan anak muridnya terhadap diri sendiri." - Gundala Putra Persib

Kata-kata dari Almarhum yang masih diingat sampai sekarang:


"Terlalu banyak kata-kata beliau yang sangat menginspirasi" - Cantik

"Tidak ada yang tidak mungkin selagi kita mau berusaha." - Sinta

"Gapailah mimpimu setinggi tingginya, kalaupun jatuh kmu jgn takut untuk bangkit lagi" - Rifa Rihadatul Aisy

"Semua orang punya potensinya masing-masing, jadi hiduplah dimana pontensimu dapat dihargai" - WN

"Jadilah seperti lebah, yg memberikan banyak manfaat" - Isni

"Selalu jadi lebah dimana pun berada.. Yang menebar kebaikan dimana pun berpijak.." - Anonim


"Teruslah berbuat kebaikan tanpa melihat siapa, darimana, dan apa yang mereka perbuat kepada kita. belajarlah untuk menjadi orang yang ikhlas dan tulus." - Anggia

"Patung yang indah berasal dari batu yang di pahat" - Mushaffa

"Nanti ustadz sama umi punya banyak dokter." - A
(Iya alumni kita banyak yang jadi dokter ๐Ÿงก)

“Jalu, kamu ikutan ga jujur” saya merasa malu akan sikap beliau yg sangat baik terhadap saya, namun saya sering kali mengecewakan beliau. Banyak sekali moment beliau yg saya ingat dan kebaikan almarhum, mungkin saya anak yg bandel disekolah tetapi rasa kehilangan saya terhadap beliau sangat amat terasakan, seandainya saya sempat bertemu setelah saya lulus di universitas kebanggan, pasti beliau akan bangga melihat saya. Seandainya almarhum tau bahwa saya sangat rindu akan nasihat nya, seaindanya Almarhum tau saya tidak akan pernah melupakan kebaikan beliau dan hal apapun yg membuat saya menjadi seperti saat ini, semoga Almarhum tenang disana, saya rindu dengan ustadz iqbal, saya pernah berharap bahwa jika saya sudah sukses nanti, saya akan mendatangi beliau dan memeluk beliau, stadz semoga ustadz tau bahwa saya sangat merindukan ustadz." - Jalu



"Salsabila" - Salsabila 
(Turns out, mentioning someone's name is an act to show that we actually care about that person. Almarhum cared about each and everyone of us ๐Ÿฅบ)

"Ini ustad kasih kepercayaan sama kamu, jangan pernah kamu sia siain ya, kepercayaan seseorang itu tidak ternilai harganya" - MRNR

"Bercita-citalah setinggi mungkin, karena cita-citalah yang akan menyelamatkanmu di dunia" - MDT

"Mendidiklah dengan cara-cara cinta kasih" - Anonim

"Carilah suami yang berpotensi kaya bukan yang kaya" - Ira Humaira

"Nanti ustad coba cari solusinya ya" Sambil senyum!!! Sebaik itu ustad iqbal ๐Ÿ˜ญ - Mimil

"Ehmm sejujurnya ga terlalu ingat dengan kata2 dri beliau tapi beliau adalah salah satu guru yang ingin saya undang ketika di pernikahan saya nanti hal itu sudah saya niatkan, tapi ternyata Allah berkehendak beda. (Maap jdi curhat ๐Ÿ™)" - Anonim


"Dua orang yang turut mendoakan saya menjadi seorang pengajar di universitas terbaik di Indonesia adalah KH. Faqih Zainuddin dan Almarhum Ust. Iqbal Mustofa. Ucapan dari beliau berdua yg menjadi doa bagi saya dan terwujud adalah ketika menempuh S2 di UGM dg fully funded dari pemerintah, beliau berdua berkata sama persisnya: Agus mah bakal jadi pengajar di UGM. Ucapan tersebut mungkin sekilas terdengar seperti ucapan biasa tapi Ucapan seorang guru yang tulus tsb justru menjadi pembuka pintu-pintu ilmu bagi saya untuk dapat menuntaskan dan meraih derajat tertinggi akademik dalam usia yg cukup muda. Semua itu berkat doa dari para guru yang tulus. Dan pertemuan yg cukup berkesan adalah ketika studi S3 di jepang tahun 2017, Almarhum menyempatkan waktu dan meminta bertemu dengan saya di bandara Narita. Sunggu suatu kebanggaan dan kehormatan dikunjungi guru yang lama tidak bertemu." - Agus Budi Setiawan

"Saya lupa kata-kata yang pernah beliau sampaikan yang saya ingat adalah ketika beliau menyampaikan pesan atau nasihat dengan lembut, tanpa paksaan dan ancaman." - Ay

"Jangan bosan untuk menjadi orang baik dimanapun dan kapanpun. Sampai kapanpun akan ada orang tidak baik di sekitar kita, jangan sampai kita terbawa ke dunia nya. Jangan lupa untuk terus hidup bersama Al-Quran, karena sahabat sejati yang sebenarnya hanyalah ia." - mod

"Berfikir pakai otak kanan, lebih cenderung berani dan menembus batas" - Gundala Putra Persib

 

Do'a untuk Almarhum


"Semoga tenang disana, ditempatkan ditempat paling mulia, Insyallah masuk syurga bersama orang-orang sholeh๐Ÿ’–" - Cantik

"Semoga berada di dalam keridhoan Allah dan semoga kami selaku muridnya dapat selalu meneladani beliau." - Fawaz Muhammad Ihsan

"Do'a yang paling terbaik saya ucapkan untuk ustad iqbal. Seluruh penjuru dunia dan langit yang akan turut mengaminkan. Insyaallah beliau husnul khotimah, Selamat jalan dan selamat beristirahat di syurga Allah SWT ustad :" aamiin" - Anggia

"Do’a yang pasti semoga Almarhum ditempatkan di tempat paling baik disisi Allah Swt, Amal ibadahnya diterima oleh Allah Swt dan semoga di akhirat nanti saya dapat berjumpa kembali dengan beliau Aamiin Ya Allah, Alfatihah ๐Ÿ™๐Ÿป" - Jalu

"Semoga almarhum ditempatkan di tempat yang mulia,semoga beliau husnul khatimah,dan InsyaAllah masuk Surganya Allah swt, aamiin" - Salsabila

"Semoga amal ibadahnya di terima di sisi Allah, di lapangkan kuburnya, di jauhkan dari api neraka, Aamiin." - MRNR

"Ilmumu bagaikan sumur utsman bin affan yang kemanfaatan akan terus membawa pencerahan untuk manusia tanpa lekat oleh waktu. Umi, berbahagialah, ustadz iqbal sudah tenang dan jalannya menuju surgaNya dimudahkan dan terbuka lebar, aamiin yaa rabb." - MDT

"Ustadz orang yang sangat baik, banyak ilmu yang kami dapatkan, tauladan yang sangat baik, penuh cinta kasih, insyaallah rahmat untukmu ๐Ÿ™" - Anonim

"Ya Allah masukan guruku ini ke surgamu, ampunilah segala dosanya terimamalah amal ibadahnya, ya allah dan hamba mohon jagalah keluarga ustad iqbal, sabarkan dan kuatkanlah mereka aamiin" - Ira Humaira

"Ustad, semoga ustad ditempatkan di surga paling indah bareng hamba Allah yang sholeh. Ana yakin banyak doa baik yang terus mengalir untuk ustad dari kami santri-santri santriwati yang sayang sama ustad." - Mimil

"Semoga beliau ditempatkan disisi Allah SWT, diampuni semua dosa-dosannya, dimasukan kedalam syurganya Allah SWT dan husnul khotimah. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Aamiin Allahumma Aamiin๐Ÿ™๐Ÿป" - Sinta

"Yallah, tempatkanlah guruku disurgaMu aminn. Ustad orang baik, khusnul khotimah aminnn ๐Ÿ™" - Rifa Rihadatul Aisy

"Surga untukmu ustad ❤️" - WN

"Muridmu ini hanya bisa mendoakan semoga seluruh amal baik dan jasamu dibalas Allah SWT dengan surganya. Aamiin yaa rabbal'alamiin." - Agus Budi Setiawan

"Sungguh indah kematianmu Bapak, di hari jumat dan dalam keadaan sakit. Diakhir hidupmu Allah memberimu sakit untuk menggugurkan dosa dan dihari yang mulia pula engkau meninggalkan dunia. Insya Allah engkau pergi meninggalkan dunia fana ini dengan baik. Syurga dan amalan baikmu menunggu diatas sana insya Allah ๐Ÿ–ค" - mod

"Semoga semua benih kebaikan yg beliau tabur di dunia,bisa beliau petik buahnya sebagai pemberat timbangan amal baik di akhirat. Aamiin" - Isni

"Kebaikan dan ketulusan hati beliau akan selalu kami ingat. Semoga almarhum husnul khatimah aamiin" - A

"Semoga ustad iqbal khusnul khotimah, dengan ilmu2 dan kebaikan yang telah ustad berikan itu jdi amal jariyah yang tidak terputus untuk ustad, terlebih ustad begitu perhatian sama murid2nya, pasti banyak yang sayang sama ustad sebagai guru. Ketika sekarang ustad udah ga ada di dunia semoga banyak org yang penuh kasih sayang menjaga anak2 ustad dan keluarga ustad amiin. Untuk umi juga yang kuat ya mii, umi baik banget sama saya selama sekolah, jdi teman ngobrol jdi teman curhat. Makasih umii. Ustad iqbal pasti sayang banget sama umi begitupun sebaliknya, semoga nnti umi dan ustad iqbal bertemu kembali disurgaNya dan berkumpul lagi bersama keluarga. Amiin" - Anonim

"Semoga Almarhum diterima di sisi Alloh Swt, amal jariyahmu tidak akan terputus Ust.. Insya Alloh :')" - Anonim

"Semoga seluruh kebaikan almarhum yg pernah diperlihatkan secara tutur dan perilaku dapat kita aktualisasikan dalam kehidupan masing2 agar menjadi sodaqoh jariyah bagi almarhum. InsyaAllah almarhum husnul khatimah, mendapatkan surga di sisi Allah SWT. Aamiin" - Gundala Putra Persib

Sekali lagi, terima kasih untuk teman-teman yang sudah berpartisipasi dalam tribute project ini. Jika masih mau bergabung, silakan isi form-nya di sini, ya!

❤️, Safira Nisa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aku jarang balas komentar di sini, kalau mau jawaban yang fast response boleh DM ke Instagramku (atau twitter) di @safiranys ya!

COPYRIGHT © 2017 · SAFIRA NYS | THEME BY RUMAH ES