Saturday, October 31, 2015

Cerita Kita Casting Call Batch 2


12 September kemarin aku dapet kesempatan buat ikut workshop Cerita Kita! yang disponsori Gogirl! Magazine dan Clean&Clear Indonesia. Pertama aku tahu tentang acara ini, karena aku emang follow instagramnya @Cleanandclearid dan.. aku gak terlalu perhatikan sejak kapan akun tersebut berubah jadi @ceritakitaid. Tapi ya, karena menarik aku tetep follow.

Dan munculah suatu post yang mengumumkan bahwa mereka mencari cewek-cewek berjiwa muda dan passionate dalam bidangnya buat ikutan workshop. Nggak semuanya bisa langsung join workshop. Ada syaratnya, yaitu cewek-cewek yang berminat harus memberikan hasil karya mereka buat diseleksi, apakah mereka cocok buat diikutkan workshop atau nggak. Singkat cerita, aku (dan 49 orang lainnya) lolos untuk ikutan Writing Class dengan kak Anita Moran. Ditelfon pihak Gogirl!, buat persetujuan and things, ya. Akhirnya hari itu tiba.. Sampai aku skip classes! Haha.

Aku pergi bareng kakakku naik travel. Di perjalanan, travel sempet ditilang, dan aku nggak tau kenapa persisnya. Akhirnya aku sampai di tujuan awal, Senayan City. Pihak Gogirl! janji mau jemput aku buat ke tujuan utama, Conclave. Fun factsnya, aku belum pernah menelusuri Jakarta selain Ancol, Dufan, dan Museum BI. So I have no idea banget gimana keadaan Jakarta. Aku juga belum pernah ikut creative workshop yang amat fancy seperti ini. Aku bener-bener ga punya bayangan seperti apa workshop yang akan berjalan nanti.


Sebelumnya memang aku cari tahu dulu sih dari blog temen-temen yang batch 1. Tempatnya seperti apa, suasananya gimana. Tapi aku nggak punya bayangan.. Ya lebih baik nggak punya bayangan juga sih, daripada berekspetasi lebih tapi malah kecewa nantinya. Dan hasilnya, aku bener bener surprised, seneng dan have fun banget!

Conclave, tempatnya asik banget. Desain setiap ruangannya, kalau menurutku otentik banget. Nggak ada yang di-cat, cuma diamplas aja jadi halus gitu. Ada yang dibiarin jadi susunan bata doang. Sebagai pelengkapnya, ornamen kayu ada di mana-mana. Aku nggak tau di mana Mushola karena kebetulan lagi nggak sholat. Kalau WC.. Nggak dipisah buat cowok dan cewek. Tapi ada kamar mandi!
Conclave punya banyak kaca buat cahaya masuk, tapi tetep aja di dalem ruangan masih pakai lampu.. Karena nyatanya nggak sebanyak itu cahaya yang masuk.

Sebelum bisa masuk ke venue, kita harus daftar ulang dulu buat dapetin nametag dan kartu yang bisa ditukar dengan Goodie Bag. (Yeay, freebies! #lol)


And if you're wondering, yes. They're serving lunch. They really know how one can't be fully functioned when herself is hungry. Great food and nice snacks, refreshing drinks and good vibes.. Ya. Aku bisa lebih fokus ke sekitar, meskipun aku nggak bisa begitu blend in karena aku kurang percaya diri.
(Yes.. until that day I just realized that I was full of negativities XD)

But then, which girls can't be cheered up by balloons?
Not my class, but yea. Who can resist not taking picture of a cute table?

Cermin dua arah..
Selesai makan, all crew from the event told the participant buat berkeliling. Mencoba berbagai hal, ngobrol sama orang baru. Hari itu aku bener-bener nggak pede dan aku menyesalinya sekarang. Penyesalan memang selalu ada di akhir. Tapi, kalau hari itu aku pede.. Aku nggak akan belajar sebanyak ini, dan berubah sejauh ini.

(And that's why I write this post way too long from the event was, to see how much I change in only one to two months.)

Di sana disediakan tiga buah cermin, lengkap dengan face refreshment section. Ketika aku pakai Oil Control Film-nya Clean and Clear, ada seorang kameramen filming me. Tapi aku nggak merasa dia akan pakai that record di hasil final reportasi acara.. Karena, ya. I'm not that confident so I bet I look not so good, hehe.
Banyak cewek lain yang membersihkan wajah dan re-touching their makeup.. Tapi rasanya aku nggak cukup berani buat re-touch makeup di cermin ini. Jadilah aku pergi ke WC.

Dan, event dimulai. Kak Uchiet membuka acara, dan sebelum kami pergi ke kelas masing-masing, kami diberitahu kalau ada instagram photo competition. Upload foto dengan hashtag #siaptampil, tag @ceritakitaid dan ceritakan pengalaman ikut Casting Call batch 2 ini. Tanpa pikir panjang, aku langsung bertekad buat kirim at least satu foto.

Writing Class-ku dengan kak Anita Moran is really interseting to tell.. Tapi kayaknya aku tulis di satu post lain yang berbeda deh. Dan untuk lihat karya yang aku ajuin setelah selesai workshop, kalian bisa lihat di sini.

Foto kiriman Cerita Kita (@ceritakitaid) pada


 Dengan melihat dua foto di atas, bisa ditebak kan aku duduk di mana?
Dan foto yang aku kirim adalah foto yang aku ikutkan dalam kontes foto instagram. Hope for the best aja, biasanya my instagram account bring me so much lucky but I'm not really sure for this one. 

(I know right, I was soooo unconfident. Lol)

Selesai class, ada sesi coffee break, dan setelahnya seluruh peserta dari berbagai classes dikumpulkan dalam satu ruangan. And one thing.. Ketika bercermin tadi, ada satu kartu di atas meja dan beberapa spidol. Kita diminta buat mengeluarkan pendapat kita tentang wajah kita sendiri. Dan satu hal yang terlintas di kepalaku ketika aku bercermin.'Super oily :(' And ya, they got me XD

Kiri ke kanan: Psikologis yang membantu project Clean&Clear, Representative Clean&Clear, Ambassador Clean&Clear dan MC event ini.
 Dan, sesi ini paling penting buat aku.

Di sesi ini sang psikologis dan representative dari Clean&Clear reveal their secret. Bahwa mereka lagi menjalankan suatu penelitian tentang 'Cewek muda, self-confidence dan bercermin'. Dan, para peserta hari ini adalah objek penelitiannya. Mereka ingin tahu apa yang cewek muda pikirkan kalau mereka sedang bercermin, juga apa yang mereka lakukan.

Menurut kakak psikologis, pikiran yang ada di dalam otak kita tercermin ketika kita bercermin. Dan pikiran tersebut amat mempengaruhi tingkah laku seseorang. Kalau seseorang tersebut bercermin dan berkata negatif tentang dirinya sendiri dalam hatinya, seluruh sarafnya akan menerima pesan bahwa orang itu negatif, dan nggak akan bekerja maksimal.
Kurang lebih, sama dengan sugesti.

Dan, ternyata mereka menaruh kamera di belakang cermin (yang ada tiga) tersebut. Bukan cermin biasa, tapi cermin dua arah. Sebenernya aku udah agak curiga sih dari awal karena 'Ini cermin tapi kenapa posisinya ga nempel ke tembok aja?' hoho. Hasil record kamera di belakang tersebut akhirnya dikompilasikan jadi sebuah campaign.


Ini bukan video campaign yang ditampilkan waktu acara, yang ditampilkan sih yang di mana semua peserta ketawa bebas itu. Aku nggak ada di video ini tapi ada tulisanku.. Yang mencerminkan bagaimana dulu aku melihat diriku sendiri. Nggak percaya diri dan so insecure.

Saat ikut acara ini, aku bener-bener dalam keadaan mental serendah-rendahnya, di mana aku banyak lihat orang lain di sekelilingku yang lebih sukses. Banyak yang masih muda, bahkan lebih muda dariku bisa mencapai kata 'sukses' di kamusku. Aku juga sering berpikir bahwa aku kurang memiliki materi, nggak punya cukup hal yang bisa diperlihatkan pada dunia. Aku bener-bener nggak tau harus berbuat apa. Dan karena hal ini juga, aku menulis sesuatu yang berbau agak sedih seusai workshop. Padahal workshop ini bertujuan membina diri pesertanya untuk mengajak pembaca dan sekelilingnya merasa dicintai dan percaya diri. Aku jauh sekali dari poin tersebut, hari itu.

Kakak representative dari Clean&Clear ini ternyata berasal dari Filipina. Dia nggak bicara bahasa Indonesia dengan lancar, tapi dia senyum terus. Ketika lihat dia, aku jadi senyum juga. Berpikir bahwa jika kita nggak bisa melakukan satu hal, bukan berarti nggak ada jalan lain untuk membuat diri kita berharga.

Beliau bilang bahwa Clean&Clear yang ditujukan untuk remaja cewek, nggak cuma ingin mengingatkan cewek buat rajin merawat kulit. Tetapi dia bilang bahwa Clean&Clear inging mendorong semua penggunanya untuk bisa percaya diri dengan apa yang mereka punya. Mengenali diri sendiri, dan berbangga atas yang dipunyai. Mendengarnya, aku merasa bahwa aku bener-bener client buat Clean&Clear! Karena itu adalah apa yang bener-bener aku butuhkan sekarang.

Ada sesi tanya jawab, dan aku bertanya tentang makanan yang mempengaruhi tubuh memproduksi jerawat. Yang menjawab adalah representative Clean&Clear dari Indonesia (bukan kakak berbaju ungu tadi). Dia bilang, kacang-kacangan dan goreng-gorengan adalah makanan yang paling memicu jerawat. Sebaiknya kurangi makanan yang mengandung banyak minyak dan perbanyak air putih
Jangan lupa cuci muka pakai Clean&Clear pagi dan malam!

Bertanya dan dapat hadiah sandal lipat!
 Ada juga yang bertanya, gimana caranya membuat pikiran positif dalam diri kita ketika lingkungan kita negatif? Yang menjawab adalah kakak psikologis. Dia bilang, mulai dari diri sendiri, jangan pikirkan orang lain. Ini hidup dan tubuh kita, kita yang mengatur apa yang kita pikirkan. Kalau kita mengatur bahwa kita ingin berpikir positif, senegatif apapun lingkungan kita, nggak akan berpengaruh pada diri kita. Kecuali kalau bener-bener udah mentok, kamu harus cari lingkungan baru yang membuat kamu bisa berpikir positif. Nggak harus pindah rumah juga, loh. Ikut komunitas baru atau kenalan sama temen baru di internet juga bisa membantu.

Akhirnya, sesi pengumuman tiba. Pertama, sesi pengumuman pemenang foto instagram. Aku sih berharap aku menang. Dan ternyata.. memang benar. Aku dan empat orang lainnya menang dan dapat voucher MAP senilai @Rp250.000!

Taken from kak Ollyv's blog. Adore her!
Dan pengumuman pemenang tiba. Deg-degan sih, tapi aku sadar aku belum pantas menang di workshop tersebut. Belum pantas buat jadi satu dari sepuluh kontributor Cerita Kita, karena aku punya banyak kekurangan dalam diriku. Hari itu aku sadar, masih banyak tentang dunia yang aku belum tahu, dimulai dari diriku sendiri. Masih banyak yang harus aku lakukan untuk merubah pandanganku pada diri sendiri dan sekitarku.
Selamat buat parapemenang yang jadi kontributor ya!

Melihat kembali event ini dan keadaanku satu bulan yang lalu, aku sadar aku punya banyak perubahan. Dari mulai gaya menulis. Dulu sih suka pengen sok-sok formal gitu. Tapi aku sadar aku nggak bisa formal. Dengan menulis formal, aku merasa menolak diri aku yang sebenarnya, yang santai dan cuek. Dulu aku suka insecure dengan jumlah followers, likers dan comments. Tapi sekarang, nggak lagi. Aku sekarang berpikir untuk bisa berbagi apa yang aku punya, dengan cara yang terbaik.

Foto-foto yang aku share di sini juga bukan foto dengan kualitas terbaik, apalagi foto sandal flipsters. Kamera hapeku udah mulai nggak berfungsi bagus, butuh yang baru buat ganti. #KODEKERAS.
(Kakak NHC Communication, kalo udah ada hapenya aku ambil ke kantor aja gapapa deh..)

Kakak NHC Communication juga sebenernya berpengaruh besar dalam perubahan aku. Mereka percaya aku jadi orang yang pertama nulis post dalam lomba mereka, mendorong aku berusaha sekuat mungkin. Dengan adanya orang lain yang percaya denganku, aku jadi percaya pada diriku sendiri.

Evita Nuh, Jenn Im, Rachel Vennya, Michelle Phan, Diana Rikasari, mbak Primadita Rahma juga punya banyak andil, menginspirasiku buat menerima diriku dan mengembangkan apa yang aku punya.

Teman-temanku yang selalu kasih masukan kalau aku lagi bener-bener nggak ada ide harus berbuat apa, mereka jadi 'mesin ide'-ku dan cheerleader-ku.

Pacarku yang sekarang lagi jauh, udah bertahan satu tahun lebih dengan diriku yang banyak kekurangan ini. Aku beruntung dia masih sabar dan menerimaku, lebih dari aku menerima diriku sendiri. Darinya juga aku belajar banyak hal, termasuk tentang kehidupan dan seindah-indahnya perbedaan dari setiap orang yang mereka miliki masing-masing.

Jadi sesi baper begini..

Yang paling penting, aku mau berterimakasih buat Clean&Clear dan Gogirl! Magazine yang sudah mengundangku buat ikut workshop ini dan membuka pikiranku lebih luas. Kalau mereka nggak mengundangku, aku nggak tau butuh berapa lama lagi untuk bisa berubah dan membangun positivity dalam diri aku. Suatu hari nanti, aku percaya bisa ketemu sama representative mereka lagi!



And if you're wondering, I'm 18, happy and blessed right now.
Thanks for reading!❤

Semoga harimu menyenangkan!

6 comments:

  1. Teh Firrr... keren ih, aku tadinya mau ikut yang batch 1 tapi mundur duluan karena pasti workshop-nya di Jakarta, dan itu sulit mau kesana, haha...

    Btw, selamat menua ya :D 18 mah masih muda banget ih :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang keren itu Cerita Kita-nya! Haha. Awalnya aku juga ga yakin bakal diijinin apa engga, secara kan ortuku strict banget ngizinin aku pergi. Tapi setelah pihak Gogirl! nya memang mau bertanggungjawab penuh, akhirnya dibolehin :D
      Dan dibiayain juga :p

      Haha menuanya udah 2 bulanan yang lalu, makasih :p
      Masih banyak yang harus aku kerjain (dan malah banyaknya males malesan :'))

      Delete
  2. Kalau ngomongin Go Girl, jadi inget awal gw terinspirasi mau jd editor/layout pas liat dan baca Go Girl, edisi cover Lana Del Rey :)

    ReplyDelete

Aku jarang balas komentar di sini, kalau mau jawaban yang fast response boleh DM ke Instagramku (atau twitter) di @safiranys ya!

COPYRIGHT © 2017 · SAFIRA NYS | THEME BY RUMAH ES