Sunday, July 3, 2016

#1Day1Ayat: Kita Semua Bisa

Kalau ditanya apa aku pengen jadi guru atau nggak, sebenernya nggak. Meskipun aku kuliahnya di fakultas Keguruan. Karena hidup ini tentang perasaan, dan aku nggak ngerasa enak jadi guru. Karena kadang sikap aku sama orang lain nggak bisa ditebak. Kadang kaku banget, besoknya bisa jadi males nanggepin, di hari lain bisa jadi sok kenal sok dekat sok sayang banget. Murid pada bingung kali, ini si ibu punya kepribadian ganda apa gimana.

Hal lainnya, karena aku punya banyak hobi yang belum sempet tereksplorasi. Bisa jadi memang aku punya potensi buat jadi koki, atau makeup artist, atau bahkan fashion stylist. Yang aku tahu, cuma nulis aja yang nggak bisa aku tinggalin. (Meskipun aku harus merekonstruksi ulang cara nulisku dan perasaanku sama kegiatan tulis-menulis ini)

Yang jelas, aku pengen banget mengerjakan sesuatu yang berguna buat sekitar, yang aku juga senang melakukannya. Bahagia sendiri, dan ngebahagiain orang lain rasanya sangat menyenangkan. Dan dengan berbagi manfaat sama manusia lain itu salah satu bentuk ibadah kepada Yang Maha Kuasa. Siapa sih yang nggak mau? Aku kira semua orang mau, lah. 

Dan hal lain yang kita sama-sama tahu, bahwa sebagian dari kita belum dikasih kesempatan untuk mewujudkan sesuatu yang disebut 'Hobi yang Dibayar'. Karena tantangannya banyak banget. Sampai kesempatan itu hadir, kita selalu bisa bekerja untuk kebaikan dan meningkatkan iman sama Yang Maha Pencipta.

Artinya: "Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu. Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung."
Hal yang selalu bisa kita berikan sama Yang Maha Esa itu, ya waktu dan puji-pujian untukNya. Meskipun sekarang, hari ini kita belum bisa menemukan potensi kita yang terpendam sampai bisa jadi 'Hobi yang Dibayar', sabarlah dulu. Kita selalu bisa meminta. Kita bisa kuat, dan minta kekuatan padaNya.

Meskipun sekarang, pendapatan yang dihasilkan nggak sebesar yang diharapkan walau udah bekerja keras, kamu nggak usah sedih. Nggak usah mikir terlalu keras sampe menyiksa diri sendiri dengan nggak ngasih rekreasi. Jangan pelit sama diri sendiri dengan alasan nabung. Meskipun hal-hal hari ini belum sesuai dengan keinginanmu. 

Yang bisa dilakukan sekarang, bersyukur. Tetap bekerja dan berdo'a sampai si 'Hobi yang Dibayar' itu bukan lagi angan-angan hampa yang biasa dilamunin siang-siang. Bulan puasa udah berakhir (ya, aku nulis ini masih dalam situasi mudik, hectic banget gilak. Dan telat. Hiks) dan kita nggak perlu ngelamunin makanan lagi siang-siang. Tinggal comot kue dari ruang tamu~

Baca punya Aul:


No comments:

Post a Comment

Aku jarang balas komentar di sini, kalau mau jawaban yang fast response boleh DM ke Instagramku (atau twitter) di @safiranys ya!

COPYRIGHT © 2017 · SAFIRA NYS | THEME BY RUMAH ES